Jumat, 30 Agustus 2019

Perkembangan teknologi pada abad pertengahan

Pada awal abad pertengahan, sebagian besar alat-alat yang dipergunakan selama abad pertengahan memang merupakan warisan dari bangsa Yunani dan Romawi. Karena langsung mewarisi sistem pertanian Romawi, teknologi pertanian awal abad pertengahan masih menerapkan alat-alat kuno, seperti cangkul, sabit pemangkas, ember, gunting bulu domba, bajak, sekop, kereta, grobak, arit, sabit besar, pengerik biji-bijian, gandar, alat pemangkas anggur, alat pemeras sari buah apel dan batu gerinda. Namun pada periode ini juga terjadi sejumlah penemuan yang berarti, yakni sanggurdi dan leher kuda. Garu atau penyisir tanah juga merupakan penamuan awal abad pertengahan, satu penemuan yang cukup monumental dalam sejarah teknologi pertanian.
Dalam teknologi pertukanagan, boleh dikatakan tidak terjadi penemuan baru. Alat-alat tukang kayu, misalnya seperti palu, gergaji, kapak, beliung, gurdi atau bor, penarah dan pahat, semuanya telah ada sejak zaman Yunani-Romawi. Demikian pula dengan perkakas tukang batu, misalnya seperti tang, dan puputan telah dikenal sejak sebelum masehi. Demikian pula dengan perlengkapan para ahli bedah, misalnya seperti gunting tang, pisau bedah dan sebagainya.
Berikut adalah beberapa teknologi pada abad pertengahan dari aspek-aspeknya:
1. Pertanian                                                                                                                                        Salah satu dari semua penemuan terpenting di bidang pertanian adalah alat giling. Penemuan ini merupakan penerapan prinsip gerak roda penggilingan biji padi-padian, penggilingan kuno belum menggunakan roda. Alat semacam ini ternyata dikenal dalam setiap masyarakat selama Zaman Batu Baru dan Perunggu. 
2. Penenunan                                                                                                                               Penenunan sudah dikenal sejak Zaman Batu Baru. Dalam penenunan kain dipergunakan dua set serat atau akar yang seperti benang. Kedua serat yang membentang sepanjang panjangnya kain itu disebut warp (pelengkung). Sedangkan alat yang mengulurkan pelengkung secara bolak-balik itu disebut woof (pakan). Pada mulanya perkakas tenun ini amatlah sederhana. Namun, selama zaman Yunani-Romawi terjadi usaha modifikasi, yang kemudian diwarisi bangsa Eropa abad pertengahan. Perkakas tenun yang sudah dimodifikasi ini berupa silinder kayu tempat ujung-ujung pelengkung diikatan, batang pelepas yang merentangkan pelengkung, tali-taliyang dirancang untuk mengendalikan benang-benang pelengkung, tali-tali yang dirancang untuk mengendalikan benang-benang pelengkung kumparan yang membolak-balik pakan, dan buluh atau sejenis bambu untuk mengangkat pelengkung. Perkakas tenun semacam ini lazim dikenal selama zaman Romawi. 
3. Pemintalan                                                                                                                                    Proses pemintalan sama tuanya dengan penemuan proses penenunan. Tongkat tempat wol atau rami digulungkan ditahan dengan tangan kiri. Benang yang dipilin diikatkan pada gelondong tongkat kayu yang panjangnya sekitar satu kaki dan kedua ujungnya dibuat runcing dan salah satunya untuk pengait.
4. Navigasi                                                                                                                                     
Kompas dan Cross-staff                                                                           Navigasi mengalami perkembangan yang cukup berarti pada Abad Pertengahan. Sejak zaman kuno, para pelaut telah terbiasa mengatur peleyaran mereka dengan mendasarkan diri pada letak bintang-bintang. Setelah tahun 1300 para pelaut mulai lebih menyandarkan diri pada kompas, daripada mengamati letak bintang-bintang. Penemuan Kompas ini kemungkinan ditemukan oleh orang Cina.
5. Astrolabe dan Armillary Sphere

      
Astrolable telah digunakan sejak zaman Yunani kuno. Seperti cross-staff, alat ini digunakan untuk mengetahui ketinggian bintang-bintang. Astrolabe berbentuk lempengan tembaga yang bulat yang dibagi ke dalam 360 derajat. Sebuah penunjuk, yang dilengkapi dengan sasarannya serta diikatkan di tengah. 
6. Perkapalan
Perkapalan terus mengalami perkembangan selama Abad Pertengahan. Sampan dan kapal-kapal besar telah ada di kawasan Laut Tengah jauh sebelum zaman Homerus. Selama zaman Yunan-Romawi, kapal dibuat lebih besar, cepat, dan mewah, kapal juga dilengkapi dengan menara tempur kecil baik di bagian depan maupun butirannya. Hal ini dimaksudkan untuk menangkal bahaya serangan para bajak laut.
7. Militer

Busur
Salah satu senjata para prajurit abad pertengahan adalah busur. Senjata ini sebenarnya juga sudah digunakan para prajurit Romawi. Pada abbad pertengahan telah mengalami berbagai modifikasi. Slah satu modifikasi yang penting adalah dotemukannya alat penembak busur sebelum abad XI. Dengan crossbow ini, busur atau anak panah secara horizontal dipasang pada sebilah kayu yang panjangnya beberapa kaki.
8. Artileri
Para komandan militer abad pertengahan memiliki berbagai jenis persenjataan warisan artileri Yunani-Romawi. Yang paling sederhana adalah ketapel, semacam alat pelembar batu. Senjata lainnya adalah ballista, yang bentuknya agak mirip crossbow yang besar. Senjata lainnya adalah trebuchet, yang ukurannya dan bentuknya seperti ketapel, tetapi mampu melempar batu dengan ukuran besar.
9. Baju Baja (Zirah)

Para perajin abad pertengahan memiliki kejelian yang lumayan dalam menyempurnakan zirah atau baju baja. Para prajurit abad pertengahan tubuh mereka dilindungi dengan zirah, yang memanjang dari leher hingga atas lutut, menutupi lengan dan siku, dan terbelah di bagian depan dan belakang sehingga pemakainya masih memungkinkan untuk naik kuda.        
10. Senjata Api
Penemuan dan penyempurnaan senjata api menjadi faktor yang sangat berarti dalam kehidupan bangsa Eropa selama Abad Pertengahan. Pada mulanya peluru meriam dibuat dari batu, dan pembuatnya adalah tukang batu. Ukurannya tidak mungkin dibuat sama. Demikian pula dengan senjata api laras besar yang terbuat dari lempengan-lempengan baja. Tetapi secara bertahap pembuat senjata api ini semakin mampu membikin merian yang lebih sempurna. Meriam hasil pembuatan akhir Abad Pertengahan mampu meruntuhkan tembok kastil yang paling kuat sekalipun.
Senjata lars tangan pada mulanya juga sangat tidak akurat. Menjelang tahun 1500 senjata laras tangan ini diperlengkapi dengan kokang yang menarik deretan yang ditembakan dengan pelatuknya. Senjata semacam ini disebut matchlock. Para bangsawan, yang dulu dapat mengamankan dirinya dengan berlindung dibalik tembok tebal kasti-kastil mereka, ini tak dapat lagi menikmati suatu perlindungan yang memadai. Kemiliteran mereka mulai merosot, prajurit yang berbaju besi sekalipun dapat tewas oleh prajurit api laras tangan yang ditembakkan oleh pasukan infantri.
11. Pengukuran waktu
Khronometer
Sebelum zaman Romawi-Yunani manusia sudah mengenal semacam alat penunjuk waktu dengan bantuan bayangan sinar matahari serta apa yang disebut jam pasir, yang lazim digunakan bahkan hingga tahun 1800. bangsa Yunani kuno telah mengembangkkan apa yang disebut clepsydra atau jam air.
Perkembangan jam mekanis merupakan hal yang penting dalam sejarah peradaban. Jam adalah alat yang terdiri dari serangkaian roda-roda kecil yang digerakkan oleh pegas atau batu, yang dilengkapi dengan alat pengukur dan penunjuk waktu. Inovasi besar dalam pembuatan jam terjadi sekitar tahun 1500 yakni ketika Peter Henlein dari Nuremberg membuat jam ini atau yang disebut arloji.
12.  Percetakan dan Kertas
Percatakan termasuk penemuan besar pada akhir Abad Pertengahan. Di Athena, Alexandria dan Roma orang-orang yang pandai menulis rapi melakukan penyalinan karya-karya besar. Dengan penyalinan yang sedemikian ini harga buku menjadi mahal, sehingga hanya beberapa segelintir orang yang bisa mendapatkan buku.
Hampir sepanjang Abad Pertengahan orang mengunakan kertas yang berbahan dari kulit binatang, untuk membuat naskah-naskah. Menjelang akhir Abad Pertengahan, kertas digeser menjadi menggunakan perkamen. Puncak keberhasilan inovasi atau bahkan penemuan adalah nerhasil dicetaknya injil 36 baris pada tahun 1455. dengan demikian penemuan mesin cetak ini berjasa besar dalam penyebaran ide-ide. Penemuain mesin cetak ini menandai akhir Abad Pertengahan dan awal Zaman Baru dalam sejarah intelektual.
Pada akhir Abad Pertengahan, ilmu pengetahuan di Eropa telah barhasil menyusul orang-orang zaman dahulu bahkan melewati kemampuan orang zaman dahulu.Teknologi yang menarik orang-orang itu praktis, tidak teoretis. Mereka mencari cara yang lebih baik untuk melakukan berbagai hal, baik untuk membuat hidup lebih baik nyaman dan untuk meningkatkan bisnis. Mereka tertarik pada pengertian dunia alami karena mereka memiliki semakin banyak waktu luang untuk kontemplasi.Dasar-dasar matematika dan sains diperoleh dari umat Islam Semenanjung Iberia dan Sisilia ketika orang-orang Kristen mengambil alih kembali daerah-daerah itu.Sejak itu, umat Islam telah secara aktif mempelajari ilmu ilmu para pendahulu dan gagasan-gagasan baru dari Asiaawal Abad Pertengahan. Orang-orang Muslim meneruskan angka-angka Arab yang digunakan hari inidan konsep nol, ditemukan di India.Penelitian praktis mulai menantang logika dalam upaya untuk memahamihukum alam. Nilai observasi, eksperimen, dan empiris(dihitung) bukti sebagai dukungan dan bukti teori diakui. Ini memimpinuntuk metode ilmiah Renaissance kemudian, yang merupakan dasar untuk semuapenelitian ilmiah modern. Orang Yunani kuno telah menyarankan hal ilmiah metode, tetapi jatuh tidak disukai dan telah dilupakan.

Sabtu, 24 Agustus 2019

Sejarah lengkap perkembangan teknologi dari generasi ke generasi beserta kelebihan dan kekurangannya



Sejarah lengkap perkembangan teknologi dari generasi ke generasi beserta kelebihan dan kekurangannya


sebelum kita masuk ke materi sejarah generasi teknologi, apa sih Teknologi itu?

  Pengertian Teknologi:


Teknologi berasal dari kata technologia (bahasa Yunani) techno artinya ‘keahlian’ dan logia artinya ‘pengetahuan’. Pada awalnya makna teknologi terbatas pada benda- benda berwujud seperti peralatan- peralatan atau mesin. Tetapi kini teknologi dapat diartikan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

   Perkembangan teknologi dari generasi ke generasi


TEKNOLOGI GENERASI PERTAMA (1G)

Generasi pertama atau 1G (inggris: first generation) merupakan teknologi handphone pertama yang diperkenalkan pada era 80-an dan masih menggunakan sistem analog. Generasi pertama ini menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA).
    Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu sel untuk digunakan       masing-masing pelanggan di sel tersebut, sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan 
    memiliki frekuensi sendiri (prinsipnya seperti pada stasiun radio dimana satu stasiun radio hanya         menggunakan satu frekuensi untuk siarannya).

  • ·        Kemampuan teknologi 1G Kemampuan teknologi 1G ini hanya dapat melayani komunikasi suara       saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar.
  • ·        Kelemahan teknologi 1G Kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna            menggunakan satu buah kanal frekuensi, dan suara tidak jernih.

TEKNOLOGI GENERASI KEDUA (2G)

Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam teknik komunikasinya.

·       Kemampuan teknologi 2G Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar. suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, karena berbasis digital, maka sebelum dikirim sinyal suara analog diubah menjadi sinyal digital. Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga dapat menghemat baterai, sehingga handset dapat dipakai lebih lama dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

·        Kelemahan teknologi 2G Kecepatan transfer data masih rendah, tidak efisien untuk trafik rendah, jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).

TEKNOLOGI GENERASI KETIGA (3G)

Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. 3G (Third Generation) sebagai teknologi yang berfungsi mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada untuk user diam (stasioner).

·       Kemampuan teknologi 3G :
Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.

·       Kelemahan Teknologi 3G Memerlukan Kontrol Daya “Ideal” dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.


TEKNOLOGI GENERASI KEEMPAT (4G)

4G dikatakan memiliki kecepatan 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika anda bepergian. Dan dalam waktu yang singkat tentu saja.Untuk contoh seberapa cepat teknologi 4G adalah mendownload film berkapasitas 6GB saja hanya diperlukan waktu 6 Menit.

4G atau fourth-generation technology, merupakan istilah umum yang digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.

·         kelebihan yang lebih rinci pada jaringan 4G:Kapasitas yang terdapat pada jaringan 4G LTE tergolong tinggi sehingga proses pertukaran data mempunyai kecepatan tingkat tinggi juga. Dengan kata lain, untuk proses downlink akan mencapai kecepatan hingga 300 Mbps sedangkan untuk proses Uplink dapat mencapai keceparan hingga 75 Mbps.Adanya penggunaan fasilitas OFDM atau Orthogonal Frequency Division Multiplexing yang digunakan pada jaringan 4G ini dapat membuat proses trasmisi data yang dilakukan melalului proses spektrum radio dalam skala besar mempunyai kecepatan hingga 180 Khz pada setiap perangkat yang ketika berada pada kawasan perkotaan maka frekuensi band yang terdapat pada jaringan 4G ini akan mencapai tingkat frekuensi yang tinggi. Tingkat kecepatan mobile broad band ini juga ditentukan oleh tingginya suatu frekuensi pada kawasan atau lingkup tertentu.

·         kelemahan teknologi 4G:
Untuk memenuhi segala kebutuhan insfrastruktur dalam pembangunan jaringan 4G ini membutuhkan biaya yang cukup mahal.Dibutuhkannya proses penginstalan guna mengoperasikan jaringan 4GPerlunya dilakukan proses instalasi kembali pada peralatan yang telah dioperasikan apabila melakukan pembaharuan jaringan


TEKNOLOGI GENERASI KELIMA (5G)

5G (jaringan seluler generasi ke-5 atau fifth generation sistem) adalah nama yang digunakan untuk menunjukkan fase utama berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G/IMT-Advanced efektif sejak 2011.

Saat ini, 5G bukan istilah resmi digunakan untuk spesifikasi tertentu atau dokumen resmi belum diumumkan oleh perusahaan telekomunikasi atau badan standardisasi seperti 3GPP, WiMAX Forum, atau ITU-R.Rilis standar baru di luar 4G sedang berlangsung oleh badan standarisasi, tetapi saat ini tidak dianggap sebagai generasi ponsel baru tapi di bawah naungan 4G.

·       Kelebihan teknologi 5G:
Resolusi tinggi dan bentuk bandwidth yang besar dan bi-directional. Teknologi untuk mengumpulkan semua jaringan pada satu platform. Lebih efektif dan efisien. Teknologi untuk memfasilitasi alat pengawasan pelanggan untuk tindakan yang cepat. Kemungkinan besar, akan memberikan data penyiaran yang besar (dalam Gigabit), yang akan mendukung lebih dari 60.000 sambungan.

·       Kelemahan teknologi 5G:
Teknologi ini masih dalam proses dan penelitian.
Kecepatan yang dijanjikan teknologi terasa sulit untuk dicapai (di masa depan, mungkin) karena masih kurangnya dukungan teknologi di sebagian besar belahan dunia. Banyak dari perangkat lama tidak akan kompeten untuk 5G, karena semuanya perlu diganti dengan yang baru – sesuatu yang tidak murah.


Teknologi yang akan datang


TEKNOLOGI YANG AKAN DATANG

1. Hoverboard atau Skateboard Terbang
Image result for hoverboard 
Kalau ini sih bukan masa depan lagi, memang sudah ada dan mulai dijual di pasaran. Self-balancing scooter atau dikenal dengan hoverboard ini akan menjadi tren kendaraan sekarang. Hoverboard bekerja dengan cara menyeimbangkan otomatis kondisi badanmu dan navigasinya.
Namun, sebenarnya hoverboard yang diharapkan di masa depan adalah perangkat mirip skateboard yang penggunaannya benar-benar tanpa roda dan bisa terbang melayang.

2. Handphone Hologram

Image result for handphone hologram
Hologram adalah teknologi yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti pendidikan, hiburan, atau bisnis. Dengan hologram, kamu dapat melihat visual suatu objek secara 3D dan imersif tanpa harus berada di dekat objek tersebut.
Sebuah proyek menarik dengan teknologi hologram pernah dilakukan untuk membuat penonton berinteraksi langsung dengan survivor holocaust tanpa keberadaannya di panggung.
   
3. Teknologi Masa Depan Handphone Fleksibel

Image result for handphone fleksibelTeknologi masa depan handphone fleksibel diinisiasi oleh Samsung. Samsung mengembangkan layar AMOLED yang bisa dibengkokkan dan dilpat. Kedepannya, yang akan menjadi tren bukanlah handphone dengan bodi tipis, tapi adalah fleksibilitas bodi yang memudahkan pengguna menyimpan handphone-nya




4. Sepatu Pintar
Image result for sepatu pintar

Sepatu pintar ini dapat mendeteksi gerakan penggunanya dari dari berjalan, lari, hingga mendaki. Nantinya sepatu pintar ini akan mengirimkan informasi seperti jarak yang ditempuh, kecepatan, dan jumlah kalori terbakar ke smartphone yang kamu pairing. Canggihnya, sepatu pintar ini ditenagai baterai yang mampu bertahan selama 60 hari lho